Menu

Mode Gelap
Misra Seniman Yang Siap Maju Menjadi Legislator Kukar Tiga Wanita Hamil yang Ditahan dalam Kasus Judi di Kukar, Diharap Menerima Penangguhan Penahanan Bacaleg Muda Nasdem Kukar Annisa Mulia Utami Siap Bertarung di Pesta Demokrasi 2024 Pengantaran Berkas Bacaleg PDI Perjuangan Kukar Diiringi Pawai Baju Adat Nusantara Prajurit TNI asal Kukar Meninggal di Makassar, Kini Kasusnya Diusut Polisi Militer

Kalimantan Timur · 10 Sep 2023 15:05 WIB ·

Misra Seniman Yang Siap Maju Menjadi Legislator Kukar


Misra Seniman Yang Siap Maju Menjadi Legislator Kukar Perbesar

penakaltim.com Nama Misra Budiarto AX sudah tak lagi asing di kalangan seniman Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Pria berusia 63 tahun ini merupakan seniman sekaligus budayawan Kutai yang mendaftarkan diri menjadi bakal calon legislatif (bacaleg) di kontestasi Pemilu 2024.

 

Laki-laki yang akrab dikenal dengan sapaan ‘Nanang’ ini mendaftar sebagai bacaleg dari Partai Gerindra. Ia adalah calon legislatif yang akan bertarung untuk memperoleh kursi dewan kukar melalui daerah pilih (Dapil) satu, Kecamatan Tenggarong.

 

“Maju sebagai calon legislator Kukar, adalah sebuah ihktiar untuk bisa berpartisipasi membangun dan memajukan daerah,” ungkap Misra, kepada penakaltim.com, pada Minggu, 10 September 2023.

 

Misra kemudian menceritakan alur perjalanan karirnya menjadi seniman hingga terjun kancah perpolitikan daerah. Ia membuka cerita semasa kecil, Misra mengaku senang dengan kegiatan berserikat sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD).

 

Ia pun kerap mengkoordinir gelaran seni tari, drama, paduan suara, dan organisasi yang bisa menempa jiwa seperti pramuka. Padahal, lanjut Misra, sekolahnya sama sekali tak bersentuhan dengan seni budaya.

 

Misra justru mengenyam pendidikan di Sekolah Teknik Negeri Tenggarong dan STM di Air Hitam Samarinda dengan jurusan bangunan gedung. “Sebenarnya saya tidak pernah menggeluti disiplin ilmu, tapi memang lebih fokus kepada seni budaya,” katanya.

 

Namun, niatnya menjadi seniman bulat. Misra pun memantapkan diri untuk berkuliah di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada tahun 1989. Pria kelahiran Muara Muntai, 7 Juli 1960 itu kemudian mengambil konsentrasi teater. Menurutnya, bermain mamanda atau teater tradisional adalah hobi-nya sejak kecil.

 

“Ada beberapa seniman terkenal jadi dosen saya, seperti Dedi Petet, Tati Maryati, Wahyu Sihombing, Mathias Muchus, dan Herdin,” sebutnya.

 

Menjadi Seniman Sembari Pegawai Negeri

 

Tak hanya menjadi seniman dan budayawan, Misra rupanya juga besar menjadi orang birokrasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Awal karirnya diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), ia ditempatkan di bagian protokol Pemkab Kukar selama 15 tahun. Dan sempat menjadi Kepala Sub Bagian (Kasubag) Sekretariat Pemerintah Kutai Kartanegara. Selanjutnya pada 2002, ia kembali menjadi Kasubag protokol DPRD Kukar.

 

Tidak sampai di situ, Misra sempat berdinas di Kecamatan Muara Kaman, Dinas Pekerjaan Umum, DPMPTSP, dan menutup karirnya di Dispora sebagai Kepala Bidang Wirausaha Pemuda dan Kepramukaan.

 

“Saya memang mengajukan pensiun dini, sehingga di tahun 2018 sudah tidak aktif lagi menjadi abdi negara,” katanya.

 

Selain itu sejak tahun 1999, Misra sempat menjadi Ketua Lembaga Pembinaan Kebudayaan Kutai (LPKK). Ia menaungi kelompok seniman dan paguyuban di Kukar. Namun pada 2003 operasional LPKK dihentikan pemerintah.

 

Walau kondisi demikian, Misra tidak surut niat untuk melestarikan seni budaya daerah. Ia memulai usaha secara mandiri membentuk komunitas seni budaya ‘Seraong’ pada 2006 sampai sekarang. Komunitas ini aktif mengisi panggung di berbagai kegiatan budaya. Di antaranya MTQ, kunjungan presiden era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Erau.

 

Misra juga kerap keliling dunia. Setidaknya, ada 12 negara yang telah ia kunjungi demi mempromosikan potensi wisata dan budaya kutai. “Ada beberapa kesenian kutai yang sudah dibawa ke luar negeri seperti Spanyol, Italy, Sidney, Moscow, Swiss, Singapura, Thailand, Korea, Brunei,” jelasnya.

 

Membawa Harapan Misra di Legislatif Kukar

 

Misra Budiarto Caleg Gerindra, Dapil Tenggarong

Kecintaannya terhadap seni budaya membawa Misra menuju dunia politik. Bukan tanpa alasan, ada keresahan mengenai perkembangan seni budaya kutai di dalam jiwanya. Kegelisahan inilah yang membuat Misra sampai berani pensiun dini. Ia bahkan sempat bertarung pada Pileg 2019 lalu, namun kurang beruntung. Misra memperoleh suara 1.173 tetapi kalah tipis dari koleganya.

 

Mencoba peruntungan lagi, Misra kembali mendaftarkan diri menjadi Bacaleg Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan siap bertarung pada pemilihan legislatif 2024. Misra punya niat yang besar. Ia ingin kelompok seni budaya dan paguyuban yang bertumbuh pesat di Kota Raja bisa diatur secara apik. Selain itu di nilainya bila seni budaya lokal maju, ekonomi kerakyatan seperti usaha mikro kecil menengah (UMKM) akan turut meningkat pesat di daerah.

 

“Ekonomi kreatif adalah salah satu penopang ekonomi kerakyatan di daerah, seni budaya dan UMKM berkaitan erat. Tidak menutup kemungkinan kita bisa seperti Yogyakarta. Dan sekarang sudah sepantasnya kota raja atau kota pariwisata yang di gaungkan, terealisasi maknanya,” tutup Misra. (*)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 74 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

24 Februari 2024 - 18:31 WIB

Menang di Pileg, DPC PDI Perjuangan Kukar Klaim Rebut Kursi Ketua DPRD

17 Februari 2024 - 10:44 WIB

Suasana rilis resmi hasil hitung cepat yang dilakukan oleh DPC PDI Perjuangan Kukar. (Istimewa)

Rancangan Peraturan Kemenaker Ancam Nasib Buruh Pelabuhan Kuala Samboja

29 Januari 2024 - 18:44 WIB

Satukan Hatimu Majukan Daerahmu, Memang Mia Setelannya

24 Desember 2023 - 11:09 WIB

Pemberdayaan Kelompok Masyarakat Ekowisata Bamboe Wanadesa Kota Balikpapan, Tim ITK Lakukan Pelatihan Sablon Cetak Saring bertema Wisata Alam

7 Desember 2023 - 12:47 WIB

Ganjar Pranowo Sowan ke Kesultanan Kutai Kartanegara ing Martadipura

6 Desember 2023 - 09:39 WIB

Trending di News