Kutai KartanegaraPariwara Pemkab Kukar

Pemkab Kukar Siapkan Stimulus Baru untuk Dorong Kemandirian Komunitas Ekraf

TENGGARONG – Upaya memperkuat sektor ekonomi kreatif kembali menjadi fokus Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar). Melalui skema bantuan yang mampu mencapai Rp100 juta per komunitas, pemerintah daerah menargetkan tumbuhnya kelompok kreatif yang lebih mandiri sekaligus berdaya saing.
Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda, memaparkan bahwa penyaluran bantuan tersebut mengacu pada peraturan yang telah ditetapkan melalui Perbup Nomor 71 Tahun 2023. Bantuan mencakup dukungan berupa uang tunai, suplai barang, hingga fasilitas fiskal dan nonfiskal bagi komunitas ekraf di Kukar. Untuk bantuan fiskal, pemerintah menyediakan pengurangan pajak, sedangkan bantuan nonfiskal berupa layanan pembuatan HAKI, NIB, hingga perlengkapan penunjang kegiatan.
“Jadi kami sedang menyusun juknisnya pada (APBD) perubahan 2025 ini, bekerja sama dengan akademisi Unmul,” jelas Zikri.
Ia menegaskan bahwa dukungan ini dirancang agar komunitas kreatif mampu bergerak secara lebih profesional. Karena itu, sebelum mengakses bantuan, komunitas diwajibkan memenuhi syarat administrasi, termasuk memiliki akta pendirian. Selain pemberian fasilitas, Dispar Kukar juga terus mendorong edukasi mengenai pentingnya perlindungan kekayaan intelektual.
“Jadi kami berkolaborasi juga dengan Kemenkumham untuk melakukan edukasi kepada pelaku ekonomi kreatif di daerah seperti pentingnya HAKI,” tambah Zikri.
Data Dispar menunjukkan, hingga akhir 2024 terdapat 4.380 pelaku ekraf yang terdaftar di Kukar. Pemerintah menargetkan sedikitnya 10 komunitas setiap tahun memperoleh pendampingan untuk penguatan legalitas. Ruang publik juga tetap dimanfaatkan sebagai wadah unjuk karya, termasuk menyediakan panggung pertunjukan seni bagi komunitas.
“Sejauh ini kami rutin mengajak komunitas kesenian untuk tampil melakukan pertunjukan kesenian. Contohnya seperti saat kegiatan Simpang Odah Etam (SOE) berlangsung saat hari Sabtu di Tenggarong,” pungkas Zikri Umulda. (Adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button