Menu

Mode Gelap
Didi Tasidi, Pria Asal Kutai Kartanegara Calon Kuat Jaksa Agung RI Misra Seniman Yang Siap Maju Menjadi Legislator Kukar Tiga Wanita Hamil yang Ditahan dalam Kasus Judi di Kukar, Diharap Menerima Penangguhan Penahanan Bacaleg Muda Nasdem Kukar Annisa Mulia Utami Siap Bertarung di Pesta Demokrasi 2024 Pengantaran Berkas Bacaleg PDI Perjuangan Kukar Diiringi Pawai Baju Adat Nusantara

Pariwara Pemkab Kukar · 11 Nov 2023 11:10 WIB ·

Pembangunan Irigasi Entaskan Masalah Pertanian di Desa Loh Sumber


Pembangunan Irigasi Entaskan Masalah Pertanian di Desa Loh Sumber Perbesar

penakaltim.id Pemerintah Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar tengah gencar membangun infrastruktur pertanian milik desa. Salah satu upaya kedua pihak adalah membangun jaringan irigasi untuk pertanian padi sawah. Pembangunan ini diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk mendukung keberhasilan program lumbung pangan Kabupaten Kukar.

 

Diketahui bahwa pembangunan irigasi di Desa Loh Sumber telah dimulai pada awal 2023. Panjang jaringan irigasi ini mencapai enam kilometer dan melintasi empat rukun tetangga (RT) yang berbeda. Pekerjaan ini ditangani langsung oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar.

 

Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian di desa tersebut memiliki beberapa tujuan. Pertama, untuk memastikan bahwa program pertanian berbasis kawasan yang digulirkan oleh pemerintah kabupaten berjalan sesuai rencana. Selain itu, infrastruktur ini juga akan memastikan pengairan pertanian padi sawah di desa berjalan dengan optimal.

 

“Progres pembangunan irigasi ini terletak di empat titik berbeda. Saat ini kurang lebih 80 persen jaringan irigasi di desa sudah tersambung dengan baik,” ucap Sukirno pada Senin, 30 Oktober 2023.

 

Ia juga menyatakan bahwa pembangunan irigasi telah lama diharapkan oleh petani di desa tersebut. Selama bertahun-tahun, petani di Desa Loh Sumber masih menggunakan sistem pengairan tadah hujan, yang dianggap kuno terutama ketika musim kemarau tiba. Oleh karena itu, infrastruktur irigasi dibangun untuk mengalirkan air sungai melalui irigasi hingga mengairi persawahan warga.

 

“Sekarang kami sudah memastikan bahwa seluruh jaringan irigasi tersambung dengan aliran air yang normal,” ucapnya.

 

Sukirno juga menjelaskan bahwa untuk mendukung pembangunan irigasi ini, pihak desa mengajukan proposal kepada Bidang Sumber Daya Air, Dinas PU Kukar pada tahun lalu. Dan hasilnya, Dinas PU telah membangun jaringan irigasi sepanjang enam kilometer pada tahun ini.

 

Sebagai penerima manfaat dari pembangunan irigasi, ada sembilan kelompok petani padi sawah di Desa Loh Sumber. Rincian pembangunan irigasi ini melintasi empat RT yang berbeda, yaitu RT 5, 6, 8, dan 9.

 

“Dengan tersambungnya seluruh jaringan irigasi ini, kita akan mengatasi masalah pengairan yang ada. Yang paling penting, petani tidak akan lagi kesulitan dalam mengairi padi sawah mereka,” pungkasnya. (*adv/dinaspu/kukar)

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pertahankan Seni Budaya, Disdikbud Kukar Gelar FLS2N

30 April 2024 - 22:00 WIB

DP3A Kukar Catat Angka Keterlibatan Perempuan di Dunia Politik Alami Kenaikan Jadi 17 Persen

30 April 2024 - 21:43 WIB

Melalui Sosialisasi Advokasi, DP3A Kukar Dorong Perempuan Kembangkan Potensi

30 April 2024 - 21:37 WIB

IWAPI Kukar dan DP3A Ingin Jadikan Perempuan Generasi yang Berkualitas

30 April 2024 - 21:35 WIB

Peringati Hari Kartini, DP3A Kukar Gelar Diskusi Keperempuanan

30 April 2024 - 16:33 WIB

Disdikbud Kukar Gelar Lomba Rangking 1 Untuk Perluas Wawasan

29 April 2024 - 21:57 WIB

Trending di Pariwara Pemkab Kukar