Pulang ke Tenggarong, Rita Widia Sari Terharu Disambut Ratusan Warga
PENA KALTIM - Kedatangan mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widia Sari pada Jumat malam 12 Juni 2026 di Tenggarong, disambut dengan hangat oleh ratusan warga setempat. Mereka pun menggelar konvoi untuk mengantarkan Rita sampai ke kediamannya.

PENA KALTIM – Kedatangan mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rita Widia Sari pada Jumat malam 12 Juni 2026 di Tenggarong, disambut dengan hangat oleh ratusan warga setempat. Mereka pun menggelar konvoi untuk mengantarkan Rita sampai ke kediamannya.
Rita pun tak menduga *kedatangannya* disambut dengan antusias oleh warga Tenggarong dan sekitarnya. Penyambutan ini menunjukkan rasa kecintaan terhadap sosok pemimpin yang sering berinteraksi langsung dengan masyarakat pada saat Rita menjabat sebagai kepala daerah, sebelum tersandung kasus gratifikasi pada tahun 2017 silam.
“Alhamdulillah, disambut luar biasa, enggak terbayangkan,” ujar Rita Widia Sari.
Momentum ini membuat rasa hatinya campur aduk, mengenang cita-citanya membuat Tenggarong menjadi daerah yang nyaman. Pulau Kumala menjadi salah satu target menjadi wadah kreasi.
“Tenggarong sekarang keren. Tadi juga sekilas lihat Pulau Kumala. Dulu saya punya cita-cita membuat tempat-tempat nongkrong. Alhamdulillah, sekarang sudah jadi bagus,” ungkapnya.
Ia juga merasa senang melihat wajah tempat kelahirannya berubah menjadi lebih baik dan tertata dengan banyaknya taman yang menjadi pusat berkumpul.
Dalam waktu dekat ini, Rita akan mengagendakan untuk ziarah ke makam ayahnya almarhum Syaukani Hassan Rais yang akrab disapa Kaning. Kaning merupakan mantan Bupati Kukar ke-9, terhitung sejak daerah istimewa. Tak hanya itu, Rita juga akan ziarah ke makam adiknya dan keluarga lainnya.
“Saya terputus komunikasi cukup lama. Banyak *keluarga* yang meninggal saya enggak tahu,” pungkasnya.




