Akses Air Bersih Jadi Sorotan Utama Pemkab Kukar Menjelang Agenda Pembangunan 2026

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan peta jalan pembangunan 2026 dengan menempatkan pemenuhan air bersih sebagai isu pokok yang harus diselesaikan lebih dulu. Langkah ini ditekankan oleh Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat layanan dasar masyarakat.
Menurut Rendi, sektor air bersih masih menjadi fokus utama yang harus ditangani oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), mengingat urgensinya terhadap kualitas hidup warga.
“Peningkatan air bersih ditahun 2026 masih menjadi prioritas dari Perkim khususnya,” jelas Rendi.
Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah memberi perhatian khusus terhadap rancangan anggaran Disperkim. Catatan tersebut disiapkan untuk memastikan kebutuhan mendasar masyarakat tidak terabaikan dalam proses penyusunan program pembangunan.
“Ada beberapa notes anggaran yang kemarin kami juga notice kepada Perkim untuk memastikan seluruh infrastruktur dasar, kebutuhan dasar itu harus dipenuhi dulu, baru bangun yang lainnya,” tegasnya.
Kebijakan ini selaras dengan tujuan Program Kukar Idaman Terbaik, yang menempatkan pembangunan permukiman berkeadilan sebagai bagian dari misi peningkatan kesejahteraan warga. Pemkab Kukar menilai air bersih sebagai fondasi utama sebelum melangkah ke proyek pembangunan lainnya.
Menegaskan kembali arahan tersebut, Rendi menutup dengan penjabaran bahwa air bersih akan terus menjadi prioritas tertinggi hingga 2026.
“Jadi air itu yang utama, kami memastikan bahwa program peningkatan air bersih akan berada di urutan teratas dalam agenda pembangunan Kukar hingga tahun 2026,” pungkas Rendi Solihin. (Adv)




