Pariwara Diskominfostaper Kutai Timur

Kutim Perkuat Produksi Cabai Lokal untuk Jaga Stabilitas Harga Jelang Nataru

SANGATTA – Kepala Bagian Perekonomian Setkab Kutai Timur, Vita Nurhasanah, mengungkapkan bahwa pasokan cabai di Kutai Timur saat ini didominasi oleh hasil panen petani lokal. Meski harganya relatif lebih tinggi dibanding pasokan luar daerah, kualitas dan daya simpan cabai lokal dinilai jauh lebih unggul.

“Ini adalah bentuk keberpihakan kita pada petani lokal agar hasil produksi mereka terserap maksimal oleh pasar,” ujar Vita.

Ia menambahkan, Pemkab Kutim terus mendorong kemandirian pangan dengan memperkuat produksi lokal sebagai strategi ketahanan pangan jangka panjang. Salah satu langkah konkretnya adalah penyaluran bantuan bibit dengan pengaturan pola tanam agar masa panen bertepatan dengan periode permintaan tinggi (peak season).

Strategi ini diharapkan mampu meredam gejolak harga sekaligus menjaga kontribusi sektor pertanian dalam menekan inflasi daerah.
Di sisi lain, harga beras terpantau stabil. Beras medium dibanderol Rp14.600 hingga Rp15.600 per kilogram, sementara beras SPHP Bulog tetap dijual sesuai HET yakni Rp13.100 per kilogram. Meski biaya distribusi naik, Pemkab meminta pelaku usaha tetap mematuhi regulasi harga.

Menutup keterangannya, Vita mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak selama momentum Natal dan Tahun Baru (Nataru) demi menjaga ketersediaan stok dan stabilitas harga.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button