Pariwara Diskominfo Kukar

Wabup Kukar Imbau Warga Jaga Ketertiban di Penutupan Erau 2025

KUTAI KARTANEGARA – Wakil Bupati Kutai Kartanegara, Rendi Solihin, meminta masyarakat menjaga ketertiban selama prosesi penutupan Festival Adat Erau 2025. Rangkaian terakhir pesta adat tahunan ini dijadwalkan berlangsung di Tenggarong pada Minggu, 28 September 2025.

Rendi menjelaskan, penutupan Erau tahun ini dilaksanakan dalam dua tahap. Pada Minggu digelar prosesi belimbur yang dirangkai dengan acara seremonial penutupan. Adapun keesokan harinya, Senin, 29 September, rangkaian ditutup dengan prosesi merobohkan tiang ayu. Tradisi ini menjadi tanda berakhirnya seluruh kegiatan Erau.

“Harapan kami, semua berjalan kondusif. Hampir setiap tahun, prosesi belimbur sering diwarnai isu-isu yang seharusnya tidak terjadi. Karena itu, kami mengajak masyarakat Kukar menjaga ketertiban dan kelestarian adat,” kata Rendi dalam keterangan resminya, Selasa, 30 September 2025.

Festival Erau dikenal sebagai pesta rakyat yang dilaksanakan Kesultanan Kutai Kartanegara. Acara ini tidak hanya diikuti warga setempat, melainkan juga menarik pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia. Menurut Rendi, sikap sopan dan tertib menjadi syarat penting agar tradisi tetap terjaga dan memberi kesan baik bagi tamu dari luar daerah.

Secara khusus, ia menekankan agar masyarakat mengikuti aturan selama prosesi belimbur. Antara lain, hanya menggunakan air bersih, bukan air kotor atau bahan lain yang berbahaya. Aturan ini, kata dia, sudah ditegaskan dalam surat edaran dan titah Sultan Kutai Kartanegara.

“Belimbur adalah simbol penyucian diri. Jangan sampai tercoreng oleh tindakan kekerasan atau pelanggaran. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas, menghormati titah sultan, dan menunjukkan keramahan kepada tamu dari seluruh Kalimantan Timur maupun luar daerah,” ujar Rendi. (adv/diskominfokukar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button