Pariwara Diskominfo Kukar

Kukar Perketat Pengawasan Program Makanan Bergizi Usai Ribuan Anak Jadi Korban di Daerah Lain

KUTAI KARTANEGARA – Kasus makanan bergizi (MBG) basi yang mencuat di sejumlah wilayah Indonesia hingga menimpa ribuan anak membuat Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) meningkatkan kewaspadaan. Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, memastikan mekanisme pengawasan akan diperkuat agar kejadian serupa tidak terjadi di daerahnya.

Rendi menegaskan, setiap laporan terkait dugaan temuan MBG bermasalah di Kukar akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lapangan. Pemerintah daerah, kata dia, tidak hanya akan menelusuri distribusi ke sekolah, tetapi juga langsung mengawasi penyedia yang ditunjuk.

“Kami tidak ingin kasus di daerah lain terulang di Kukar. Kalau ada indikasi, pengawasan akan dilakukan sampai ke pihak penyedia,” tegas Rendi, Sabtu (4/10/2025).

Ia menambahkan, pengawasan tidak bisa dilakukan secara parsial. Karena itu, Pemkab Kukar akan melibatkan lintas organisasi perangkat daerah serta stakeholder terkait untuk memastikan program MBG benar-benar aman dikonsumsi siswa.

Data dari Badan Gizi Nasional, Kementerian Kesehatan, dan BPOM menyebutkan lebih dari 5.000 anak menjadi korban makanan bergizi basi di berbagai daerah. Angka tersebut menjadi peringatan serius bagi pemerintah daerah untuk memperketat kontrol kualitas.

“Dengan adanya temuan nasional ini, kami akan meningkatkan evaluasi dan tidak segan mengambil langkah tegas jika penyedia terbukti lalai,” tutup Rendi. (adv/diskominfokukar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button