Pariwara OPD Kukar

Film “Misteri Tuan Tuha” Diapresiasi, Disdikbud Kukar Dorong Pelestarian Budaya Lewat Karya Anak Muda

TENGGARONG — Upaya anak-anak muda Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mengangkat cerita rakyat melalui media film mendapat apresiasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar. Salah satunya adalah melalui pembuatan film Misteri Tuana Tuha yang digagas Dinas Pariwisata Kukar dan mengangkat kekayaan budaya lokal.

Kegiatan tersebut digelar melalui Workshop produksi film yang digelar di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Tenggarong, pada Rabu (25/6/2025) lalu.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar, Puji Utomo, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai, keterlibatan generasi muda dalam mengangkat kembali kisah-kisah rakyat yang melegenda merupakan bentuk kepedulian terhadap warisan budaya yang patut didukung.

“Cerita-cerita rakyat yang sudah dikenal sejak kecil itu kini ditampilkan kembali dalam bentuk film dengan narasi yang menarik. Ini menunjukkan bahwa kita masih punya cerita masa lalu yang relevan untuk dilestarikan,” ucap Puji pada Rabu (2/07/2025).

Tak hanya soal cerita, penggunaan bahasa Kutai dalam film juga mendapat sorotan positif. Disdikbud Kukar melihat film sebagai salah satu media efektif untuk mendekatkan masyarakat, terutama generasi muda, pada bahasa daerah.

“Film menjadi salah satu cara untuk melestarikan bahasa Kutai. Selain itu, kami juga telah menggelar Festival Bahasa Ibu yang pernah tampil di tingkat nasional. Di berbagai kegiatan seremonial pemerintahan pun kami dorong agar bahasa daerah lebih sering digunakan,” jelasnya.

Puji menambahkan, tantangan pelestarian bahasa daerah memang tidak mudah di tengah dominasi bahasa nasional dan global. Namun menurutnya, lewat berbagai media dan momentum, seperti kegiatan seni dan budaya, semangat pelestarian bisa terus dijaga.

“Harapan kami, bahasa Kutai tidak tergeser oleh bahasa luar. Kegiatan seperti ini bisa jadi media yang baik untuk mengajak masyarakat kembali menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari,” tutupnya. (Adv/disdikbudkukar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button