Kutai KartanegaraPariwara Pemkab Kukar

Ambulans dan Alsintan untuk Samboja, Rendi Tekankan Layanan Kesehatan Tanpa Diskriminasi dan Pertanian Modern

TENGGARONG – Upaya Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam memperkuat layanan dasar masyarakat kembali diwujudkan melalui kunjungan kerja Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, di Kecamatan Samboja. Dalam kesempatan tersebut, Rendi menyerahkan satu unit ambulans dan sejumlah alat mesin pertanian (alsintan) sebagai dukungan nyata di dua sektor penting: kesehatan dan pertanian.
Bantuan ini tidak hanya dimaknai sebagai penambahan fasilitas, tetapi juga sebagai penguatan komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan yang cepat, merata, dan mendorong produktivitas masyarakat di tingkat kecamatan.
Rendi menegaskan, ambulans yang diserahkan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar harus benar-benar diprioritaskan untuk kebutuhan warga Samboja, terutama dalam kondisi darurat, tanpa adanya pembedaan perlakuan.
“Saya ingin menegaskan bahwa mobil ambulans ini adalah milik masyarakat untuk melayani kebutuhan kesehatan masyarakat dengan cepat dan responsif,” ungkap Rendi.
Prioritaskan Kelompok Rentan, Tanpa Sekat Sosial
Dalam arahannya, Wabup Rendi mengingatkan pengelola ambulans agar memastikan pemanfaatannya tepat sasaran. Ia menekankan agar layanan ambulans diprioritaskan bagi kelompok rentan, seperti ibu hamil atau ibu yang akan melahirkan, terlebih yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan.
Menurutnya, keberadaan ambulans baru akan terasa manfaatnya jika benar-benar membantu warga yang membutuhkan, bukan justru dikuasai kelompok tertentu atau digunakan tidak sesuai peruntukan.
“Sehingga manfaat ambulans ini benar-benar bisa dirasakan. Dan ingat, pemanfaatannya tidak boleh ada diskriminasi,” lanjutnya lagi.
Rendi juga menyampaikan apresiasi kepada para kader kesehatan dan tenaga pelayanan di lapangan yang selama ini menjadi garda terdepan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga semangat pengabdian.
“Jadikan kesehatan masyarakat sebagai prioritas utama bagi bapak/ibu/saudara sekalian,” ujarnya.
Ia pun menutup sesi penyerahan bantuan kesehatan dengan doa dan harapan agar fasilitas ini membawa dampak positif nyata bagi warga.
“Kita semua berdoa, semoga dengan adanya bantuan ambulans ini, pelayanan kesehatan dan kondisi kualitas kesehatan masyarakat, khususnya warga masyarakat Samboja ini akan semakin baik dan meningkat di masa-masa mendatang,” harapnya.
Alsintan untuk Pacu Produktivitas dan Tarik Petani Muda
Selain sektor kesehatan, Rendi juga menyoroti pentingnya penguatan sektor pertanian di Samboja. Melalui Dinas Pertanian dan Peternakan, alsintan disalurkan sebagai bagian dari kebijakan pembangunan pertanian yang menjadi salah satu prioritas Pemkab Kukar.
Bantuan alsintan ini diharapkan mempercepat modernisasi usaha tani, mengurangi ketergantungan pada cara-cara manual, serta meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani. Modernisasi ini juga ditujukan untuk menarik minat generasi muda agar tidak ragu terjun ke dunia pertanian.
Penyerahan alsintan, kata Rendi, sekaligus menjadi pesan bahwa bertani adalah profesi yang menjanjikan jika dikelola secara serius dan modern.
“Banyak sudah contoh sukses dari petani-petani muda atau petani-petani milenial yang menegaskan bahwa bekerja atau berusaha di bidang pertanian,” tutup Rendi. (Adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button