Kutai KartanegaraPariwara DPRD Kukar

Harapan Dari Erau Yang Telah Berakhir

Festival Adat Erau 2025 di Tenggarong akan segera berakhir pada Minggu, 28 September 2025. Di balik kemeriahan pesta rakyat tersebut, anggota DPRD Kutai Kartanegara, Sopan Sopian, menyampaikan sejumlah harapan.

Menurutnya, Erau bukan sekadar ritual adat, melainkan juga ruang bagi masyarakat untuk menggerakkan roda ekonomi. Ia menekankan pentingnya mendorong pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) agar mampu berinovasi dalam menyambut pesta adat tahunan ini.

“Adat Erau adalah tradisi turun-temurun dari nenek moyang kita, sekaligus pesta rakyat. Melalui kegiatan ini, UMKM bisa tumbuh dan ekonomi kerakyatan meningkat,” ucap Sopan, ditemui di sela rangkaian Erau.

Ia menambahkan, geliat ekonomi terlihat jelas selama festival berlangsung. Warung hingga pedagang kaki lima ramai dikunjungi warga dan wisatawan. Kondisi ini, menurut Sopan, harus dimaksimalkan agar dampak Erau tak hanya sebatas hiburan, melainkan juga membawa manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kami, pesta rakyat ini benar-benar menjadi milik rakyat. UMKM bisa menjadi pusat tujuan pengunjung, sehingga perputaran ekonomi lebih baik dibanding hari-hari biasa,” tandasnya.

Selain soal ekonomi, Sopan juga menegaskan nilai utama dari Erau tetaplah pada pelestarian seni dan budaya daerah. Ia berharap festival ini terus menjadi identitas Kukar sekaligus warisan yang diwariskan ke generasi berikutnya. (*adv/dprdkukar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button