Pariwara OPD Kukar

SMP Negeri 3 Tenggarong Gelar Gladi Bersih ANBK

TENGGARONG – SMP Negeri 3 Tenggarong melaksanakan gladi bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) selama dua hari, yakni 19–20 Agustus 2025. Kegiatan ini diikuti sebanyak 45 siswa terpilih.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMPN 3 Tenggarong, Siti Nur Aisyah, menjelaskan bahwa pada hari pertama gladi bersih, peserta mengikuti ujian numerasi serta survei lingkungan belajar.

“Hari ini gladi ANBK hari pertama, kegiatan yang dilaksanakan yaitu gladi numerasi dan survei lingkungan belajar,” ungkapnya saat ditemui, Selasa (19/08/2025).

Sebelum gladi bersih dilaksanakan, pihak sekolah telah mempersiapkan peserta dengan bimbingan belajar sejak 4 Agustus 2025, disusul dengan tryout numerasi dan literasi masing-masing sebanyak tiga kali.

“Setelah tryout, kami juga melakukan pembahasan soal-soal agar siswa lebih memahami materi,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa hasil tryout pun menunjukkan adanya peningkatan.

“Tryout pertama hasilnya masih biasa saja, tapi di tryout kedua dan ketiga ada peningkatan yang cukup baik,” tambahnya.

Pelaksanaan gladi bersih ANBK tidak lepas dari kendala teknis. Pada hari pertama sempat terjadi gangguan jaringan internet, namun segera diperbaiki sehingga hari berikutnya berjalan lancar. Selain itu, tantangan terbesar justru berasal dari peserta didik sendiri.

“Anak-anak ini kan maunya bermain, jadi ketika diajak serius agak sulit. Tinggal bagaimana kita menguatkan mental mereka,” ujarnya.

Meski ada kendala, antusiasme peserta cukup tinggi. Para siswa merasa istimewa karena terpilih mengikuti ANBK.

“Mereka senang karena merasa istimewa, dari ribuan siswa hanya 45 yang dipilih. Jadi semangat mereka cukup tinggi,” ucap Siti

Ia pun berharap pelaksanaan ANBK sesungguhnya nanti berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Harapannya, pelaksanaan ANBK bisa berjalan lancar hingga selesai di hari-H,” ucapnya.

Tak lupa, Siti menitipkan motivasi bagi peserta agar menjadikan pengalaman ini sebagai pelajaran berharga.

“Pesannya, belajar yang benar, ambil hal-hal positif dari pengalaman ini, karena ini kesempatan berharga yang hanya sekali mereka jalani selama di SMP,” pungkasnya. (Adv/disdikbudkukar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button