Program Kerja Sama Tanoto Foundation dan Pemkab Kukar Terus Diperkuat, Fokus pada Layanan Anak Usia Dini

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus melanjutkan kerja sama dengan Tanoto Foundation melalui program yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. Program tersebut mencakup Rumah Anak Sigap dan Sekolah Sigap, yang telah berjalan sejak tahun 2020 dan akan diperpanjang hingga tahun 2026.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Pujianto, menjelaskan bahwa selama ini program tersebut dikoordinasikan oleh Disdikbud. Namun, untuk keberlanjutan ke depan, penanganannya akan dialihkan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dengan melibatkan sejumlah perangkat daerah terkait seperti Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB), serta Disdikbud sendiri.
“Program ini sudah berjalan dengan baik sejak tahun 2020. PKS-nya (Perjanjian Kerja Sama) akan dilanjutkan sampai tahun 2026. Ke depan, leading-nya akan bergeser ke DPMD dengan tetap melibatkan OPD-OPD terkait,” jelas Pujianto.
Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa terdapat sembilan sasaran utama dalam pelaksanaan program ini, yang sebagian besar menyasar posyandu sebagai titik intervensi.
“Dari sembilan sasaran itu, empat sudah selesai dan tinggal lima yang terus dijalankan. Salah satunya dari Rumah Anak Sigap kini sudah kami masukkan ke dalam kelembagaan pendidikan di Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, menjadi satuan PAUD sejenis. Dengan begitu, kami bisa melakukan intervensi langsung,” terangnya.
Pujianto menegaskan, manfaat program kerja sama dengan Tanoto Foundation sangat dirasakan masyarakat, terutama dalam memberikan layanan optimal bagi anak usia dini usia 0–6 tahun.
“Harapan kami, kerja sama ini tetap berlanjut karena manfaatnya luar biasa. Antusias masyarakat sangat tinggi, dan kami berharap selama Tanoto Foundation maupun perusahaan yang ada di Kukar masih beroperasi, program ini bisa terus berjalan,” pungkasnya. (adv/disdikbudkukar)




