Pariwara Diskominfo Kukar

Perkim Kukar Fokus Perbaikan RTLH dan Gratiskan BPHTB Rumah Subsidi

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kutai Kartanegara (Kukar) tahun ini memprioritaskan peningkatan kualitas hunian masyarakat melalui sejumlah program strategis.

Selain menggarap bedah rumah bagi warga berpenghasilan rendah, Perkim juga membebaskan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) bagi rumah subsidi.

Plt Kepala Dinas Perkim Kukar, Muhammad Aidil, menyampaikan bahwa koordinasi dengan pemerintah pusat dilakukan secara rutin untuk memastikan seluruh kebijakan sejalan dengan program nasional penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

“Kami setiap pekan melaporkan perkembangan melalui rapat virtual bersama pusat. Hal ini untuk memastikan program di daerah sinkron dengan kebijakan nasional,” jelasnya.

Menurut Aidil, pembebasan BPHTB memberi keringanan nyata bagi masyarakat yang membeli rumah subsidi. Kebijakan ini telah dituangkan dalam peraturan daerah sehingga memiliki landasan hukum yang jelas. Sementara itu, rumah non-subsidi tetap dikenakan kewajiban BPHTB sesuai aturan berlaku.

Selain itu, Perkim Kukar juga menjalankan program bedah rumah dengan skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Tahun 2025, sebanyak 90 unit ditargetkan bisa diperbaiki. Bantuan disalurkan dalam bentuk stimulan, sedangkan pengerjaannya dilakukan langsung oleh penerima manfaat.

“Lokasi tersebar di beberapa kecamatan, seperti Muara Jawa, Muara Kaman, Sebulu, Loa Janan, Sangasanga, hingga Tenggarong Seberang. Sebagian sudah berjalan, sebagian lagi masih menunggu verifikasi calon penerima,” terang Aidil.

Ia menambahkan, upaya peningkatan kualitas rumah layak huni di Kukar tidak bergantung pada satu sumber saja. Kontribusi datang dari program pemerintah, pihak pengembang perumahan, hingga inisiatif swadaya masyarakat.

Dengan kombinasi kebijakan tersebut, Pemkab Kukar menargetkan semakin banyak warga yang dapat menempati rumah layak huni sekaligus menikmati keringanan biaya kepemilikan rumah.

“Yang terpenting, masyarakat bisa merasakan manfaat langsung dalam jangka panjang,” pungkas Aidil. (adv/diskominfokukar)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button