Pariwara Diskominfostaper Kutai Timur

Pemkab Kutim Imbau Perayaan Tahun Baru 2026 Digelar Sederhana

SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) secara resmi mengimbau masyarakat agar perayaan Tahun Baru 2026 dilaksanakan secara sederhana. Imbauan ini dikeluarkan sebagai bentuk empati atas berbagai bencana yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, sekaligus upaya meningkatkan kewaspadaan daerah menjelang pergantian tahun.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa perayaan tahun baru tidak perlu dilakukan secara berlebihan.

“Tahun Baru 2026 tidak perlu dirayakan berlebihan. Cukup sederhana, atau jika memungkinkan lebih baik tidak perlu dirayakan,” tegas Ardiansyah.

Menurutnya, kebijakan ini didasari oleh pertimbangan kemanusiaan dan kesiapsiagaan daerah. Pemerintah daerah menilai penting untuk menunjukkan empati kepada masyarakat di wilayah lain yang tengah tertimpa musibah, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di Kutai Timur.

“Kita harus menghargai kondisi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah dan kita juga harus siaga terhadap potensi bencana di daerah kita sendiri,” tambahnya.

Meski bersifat imbauan sosial, kebijakan tersebut dibarengi dengan langkah konkret di internal pemerintahan. Ardiansyah menginstruksikan seluruh perangkat daerah teknis untuk meningkatkan kesiapsiagaan menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Langkah kesiapsiagaan itu mencakup mitigasi bencana, kesiapan logistik, hingga pengamanan di sejumlah titik strategis. Pemerintah daerah juga memastikan koordinasi lintas sektor berjalan optimal guna mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama periode akhir tahun.

Bupati Kutim menekankan bahwa situasi menjelang pergantian tahun memerlukan tingkat kewaspadaan tinggi. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta untuk mempertahankan status siaga hingga Januari 2026 mendatang.

“Semua dinas harus turun ke lapangan. Kita pastikan kesiapan betul-betul berjalan,” pungkas Ardiansyah.

Dengan imbauan ini, Pemkab Kutim berharap masyarakat dapat menyambut Tahun Baru 2026 dengan penuh kesadaran, empati, serta tetap mengutamakan keselamatan dan ketertiban bersama.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button