Pemkab Kukar Gerak Cepat Respons Keluhan Debu Batubara Warga Bakungan
Keluhan warga Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar) soal paparan debu batubara langsung ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Kukar.

TENGGARONG – Keluhan warga Desa Bakungan, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar) soal paparan debu batubara langsung ditindaklanjuti Pemerintah Kabupaten Kukar.
Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri menegaskan pihaknya akan turun ke lapangan dan melakukan pemantauan ketat terhadap kualitas udara di wilayah-wilayah yang berpotensi tercemar.
Menurutnya, persoalan pencemaran udara di kawasan tersebut tidak bisa dipandang sebelah mata, karena tidak hanya debu, tapi juga asap dan polutan lainnya.
“Melihat situasi udara bukan hanya debu, ada asap dan lain sebagainya,” ujar Bupati Aulia, pada Jumat (2/9/2026).
Sebagai langkah konkret, Pemkab Kukar akan memasang alat pemantau kualitas udara di sejumlah titik rawan. Data dari alat itu akan menjadi bukti terukur untuk melihat kondisi riil di lapangan.
Pemantauan ini bukan sekadar formalitas, melainkan strategi pemerintah untuk mengantongi data akurat sebagai dasar menindaklanjuti laporan warga.
Hasil pengukuran tersebut nantinya akan menjadi penentu apakah kualitas udara di Bakungan masih memenuhi standar atau sudah melampaui batas.
Jika terbukti melanggar, Pemkab memastikan tidak akan segan mengambil langkah tegas terhadap aktivitas penyebab pencemaran.
“Kalau seandainya ini tidak sesuai dengan Amdal yang sudah disepakati, ya kita akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan kewenangan yang dimiliki oleh pemerintah daerah itu sendiri,” katanya.
Aulia menambahkan, kebijakan pemasangan alat pemantau ini diharapkan mampu menjawab keresahan masyarakat sekaligus menjaga kualitas lingkungan.
“Di beberapa titik potensial, pemerintah daerah Kabupaten Kutai Kartanegara mengambil kebijakan untuk memasang alat untuk melihat pencemaran udara di lingkungan sekitar,” tutup Aulia. (Adv/diskominfokukar)




