Kalimantan TimurKutai Kartanegara

Kantor Bupati Kukar Terbakar, Instalasi Listrik Jadi Sorotan

penakaltim.id Kepulan asap hitam terlihat dari kawasan Perkantoran Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Tenggarong, Kalimantan Timur, Jumat (22/5/2026) pagi. Kebakaran terjadi sekitar pukul 07.20 Wita di salah satu ruangan lantai tiga Gedung D. Peristiwa itu sempat membuat pegawai yang baru tiba di kantor panik.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkar) Kukar, Fida Hurasani, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sebanyak dua kali.

Saat laporan pertama diterima, petugas menuju lokasi dengan membawa alat pemadam api ringan (APAR). Setelah mendapat informasi lanjutan bahwa api membesar, tim kembali mengerahkan armada pemadam kebakaran.

“Begitu sampai di lokasi, api sudah menjalar ke pelapis dinding karena menggunakan wallpaper. Di sebelahnya juga ada material seperti plywood,” kata Fida.

Ruangan yang terbakar merupakan ruang kepala bidang pada Dinas Ketahanan Pangan Kukar. Berdasarkan pemeriksaan awal, titik api diduga berkaitan dengan instalasi listrik yang digunakan untuk pemanas air dan terhubung dengan lemari pendingin di dalam ruangan.

Sebanyak 31 personel bersama empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kejadian tersebut.

Api dapat dikendalikan sekitar tujuh menit setelah petugas melakukan pemadaman.

“Karena sumber apinya cepat ditemukan, pemadaman bisa langsung fokus. Setelah itu tinggal pendinginan dan pengeluaran asap,” ujar Fida.

Asap terjebak di lantai tiga

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas menghadapi persoalan lain. Asap pekat masih memenuhi lantai tiga gedung karena sirkulasi udara di dalam bangunan terbatas.

Petugas kemudian memecahkan salah satu kaca gedung untuk membuka jalur keluar asap sekaligus menciptakan aliran udara.

Kondisi tersebut turut menjadi perhatian Disdamkar Kukar karena berkaitan dengan sistem keselamatan bangunan.

Fida mengatakan pihaknya sebelumnya telah memberikan sejumlah catatan kepada pemerintah daerah mengenai kondisi instalasi listrik di kompleks perkantoran tersebut.

Menurut dia, usia bangunan yang telah mendekati 20 tahun bukan satu-satunya faktor yang perlu diperhatikan. Penambahan perangkat elektronik dari waktu ke waktu juga dapat menyebabkan beban listrik meningkat melebihi kapasitas awal instalasi.

“Bangunan tua belum tentu instalasi listriknya tidak aman karena biasanya terjadi penambahan perangkat di luar standar. Awalnya, mungkin hanya untuk komputer, lalu berkembang ada kulkas, pemanas air, dan perangkat lain,” katanya.

Colokan bertumpuk dinilai berisiko

Fida juga mengingatkan penggunaan terminal atau colokan listrik secara bertumpuk di lingkungan perkantoran.

Menurut dia, praktik tersebut berpotensi menimbulkan gangguan pada instalasi listrik, terutama apabila dilakukan tanpa memperhitungkan kapasitas daya.

Risiko menjadi lebih besar jika sumber listrik berada berdekatan dengan kertas, dokumen, atau material lain yang mudah terbakar.

Disdamkar Kukar meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem proteksi kebakaran dan keselamatan di gedung perkantoran.

Beberapa aspek yang dinilai perlu diperbaiki antara lain ventilasi, akses penyelamatan, serta jalur evakuasi.

Fida mengatakan kondisi gedung yang relatif tertutup dapat menyulitkan proses evakuasi apabila terjadi kebakaran dengan skala lebih besar.

Gedung tersebut diketahui hanya memiliki satu akses tangga darurat dan satu pintu utama.

“Kalau terjadi insiden lebih besar, kondisi seperti ini cukup rawan. Jangan sampai setelah ada kejadian baru kita panik,” ujarnya.

Rehabilitasi diminta perhatikan mitigasi kebakaran

Fida berharap rencana rehabilitasi gedung pemerintah tidak hanya berfokus pada aspek fisik bangunan. Sistem keselamatan dan mitigasi kebakaran juga perlu menjadi bagian dari perencanaan.

Salah satu usulan yang disampaikan ialah menyediakan jendela yang dapat dibuka dan ditutup pada setiap lantai. Fasilitas tersebut dinilai dapat membantu mengeluarkan asap sekaligus mendukung proses penyelamatan ketika terjadi keadaan darurat.

Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada laporan mengenai korban jiwa akibat kebakaran tersebut.

Kepulan asap yang memenuhi lantai tiga sempat mengganggu aktivitas pegawai di sebagian area perkantoran.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button