Kukar Kembangkan Peternakan Ayam Petelur di Lima Kecamatan, Siapkan Bibit Siap Produksi

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, mengembangkan peternakan ayam petelur di lima kecamatan untuk memperkuat produksi telur lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Mohammad Rifani, mengatakan program tersebut menyasar Kecamatan Loa Kulu, Loa Janan, Kota Bangun, Kota Bangun Darat, dan Muara Muntai.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah daerah berencana menyediakan bibit ayam yang sudah memasuki usia produktif. Skema ini diharapkan mempercepat peternak memulai usaha tanpa harus menunggu ayam tumbuh sejak fase anak ayam atau day-old chick (DOC).
“Saat ini kami akan menyiapkan bibit ayam yang sudah siap bertelur,” kata Rifani, Selasa (20/10/2026).
Menurut Rifani, penyediaan ayam siap bertelur menjadi salah satu langkah untuk mendorong pengembangan usaha peternakan yang lebih cepat menghasilkan. Dengan demikian, peternak dapat langsung berfokus pada pemeliharaan ayam produktif dan pengelolaan produksi telur.
Selain memperkuat usaha peternak, program ini juga mempertimbangkan kebutuhan pasar di Kukar. Selama ini, sebagian kebutuhan telur masyarakat masih dipenuhi dari pasokan luar daerah.
Peningkatan produksi lokal diharapkan dapat memperkuat ketersediaan telur di pasaran. Kedekatan lokasi produksi dengan konsumen juga dinilai menjadi keunggulan, terutama dari sisi kesegaran produk.
“Keunggulan telur produksi lokal adalah kesegarannya karena diproduksi secara lokal,” jelasnya.
Pengembangan peternakan ayam petelur tersebut diharapkan membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan pendapatan peternak di wilayah sasaran. Dalam jangka panjang, penguatan produksi lokal juga diharapkan membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kukar secara berkelanjutan. (adv/diskominfokukar)




