Pariwara Diskominfostaper Kutai Timur

Diskepang Kutim Gelar Pangan Murah Gunakan Truk, Difungsikan Jangkau 18 Kecamatan

KUTAI TIMUR – Dinas Ketahanan Pangan (Diskepang) Kutai Timur (Kutim) terus berinovasi dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat mudah mengakses pangan. Kali ini, Diskepang yang dipimpin Ery Mulyanto ini melakukan pengadaan satu unit truk.

Ery menjelaskan, dalam mendekatkan akses pangan murah ke seluruh masyarakat. Salah satunya melalui pengadaan truk ketahanan pangan. Kendaraan ini khusus difungsikan untuk menjangkau 18 kecamatan di Kutim, termasuk wilayah-wilayah terpencil yang sulit dijangkau.

“Langkah ini dinilai strategis untuk memperluas jangkauan program Gerakan Pangan Murah (GPM) maupun pasar murah lainnya, terutama menjelang momen penting seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru) ketika harga kebutuhan pokok biasanya melonjak,” jelasnya.

Ery mengungkapkan, selama tahun 2024, Diskepang Kutim telah lima kali menggelar pasar murah di wilayah Sangatta. Kini, dengan fasilitas kendaraan khusus tersebut, program serupa bisa menjangkau lebih banyak warga di luar ibu kota kabupaten.

“Dengan truk ketahanan pangan tersebut, pihaknya bisa lebih mudah menyelenggarakan pasar murah di kecamatan-kecamatan, termasuk di pelosok,” ungkapnya.

Ditambahkan Ery, pasar murah itu sangat dinantikan masyarakat. Truk ini mempercepat mobilisasi barang dan memperluas wilayah distribusi. Jadi tidak ada lagi terkendala jarak saat ingin menghadirkan pangan murah di desa-desa.

Adapun bahan pangan murah dalam pelaksanaan pasar murah maupun GPM antara lain beras SPHP, gula pasir, minyak goreng, serta sayuran segar dan produk UMKM lokal..

“Tentunya harga yang ditawarkan lebih rendah dari harga pasar karena produk-produk ini disediakan melalui kerja sama dengan Perum Bulog dan petani binaan dari Balai Penyuluhan Pertanian setempat,” bebernya. (adv)

Kehadiran pasar murah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat karena membantu mereka memenuhi kebutuhan pokok di tengah lonjakan harga pangan. Apalagi, menjelang akhir tahun, lonjakan permintaan sering memicu kenaikan harga yang cukup tajam di pasaran.

“Pasar murah akan terus kami hadirkan, tidak hanya di kota, tapi juga ke kecamatan-kecamatan yang selama ini kurang terjangkau,” pungkas Alidi.

Langkah proaktif ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam memastikan akses pangan yang merata dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali. (adv)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button