Erau 2025 Segera Ditutup, Ketua DPRD Kukar Sampaikan Harapan

Festival Adat Erau 2025 di Kutai Kartanegara segera memasuki penghujung acara. Sebagai penutup, Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura akan menggelar prosesi pelarungan dua replika naga dan tradisi belimbur pada Minggu, 28 September 2025.
Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Ahmad Yani, menyampaikan sejumlah harapan terkait penyelenggaraan festival budaya tahunan tersebut. Menurutnya, Erau yang telah menjadi agenda nasional sebaiknya tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten. Ia mendorong agar ke depan festival ini bisa dikolaborasikan dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, baik dari sisi teknis maupun anggaran.
“Ini kan pesta adat, dan adat itu bukan hanya milik Kutai Kartanegara, tapi juga bagian dari Kalimantan Timur. Kesultanan pun merupakan bagian dari sejarah provinsi. Jadi ke depan, kita berharap penyelenggaraan Erau bisa dikerjasamakan antara Pemkab Kukar dan Pemprov Kaltim,” kata Ahmad Yani, pada Sabtu, 27 September 2025.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan pemerintah provinsi diharapkan mampu meningkatkan kualitas serta kreativitas penyelenggaraan festival, tanpa mengurangi nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
“Kondisi kekinian juga perlu diakomodasi. Promosinya harus lebih masif, sehingga walaupun digelar di Kukar, Erau bisa benar-benar dirasakan sebagai pestanya masyarakat Nusantara,” imbuhnya.
Selain itu, Ahmad Yani berharap prosesi penutupan pada Minggu berlangsung lancar dan aman. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan menjadi kunci agar warisan adat yang sudah berusia ratusan tahun ini dapat terus terjaga sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. (*adv/dprdkukar)




