Disdikbud Kukar: Kesaktian Pancasila Jadi Modal Menuju Indonesia Emas 2045
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah, menegaskan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar peringatan historis, melainkan momentum vital untuk mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dan pengikat persatuan bangsa.

TENGGARONG – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Heriansyah, menegaskan Hari Kesaktian Pancasila bukan sekadar peringatan historis, melainkan momentum vital untuk mempertahankan Pancasila sebagai dasar negara dan pengikat persatuan bangsa.
Ia menekankan, peringatan ini harus menjadi pemacu semangat generasi muda agar mengambil peran aktif dalam pembangunan, baik di Kukar maupun di tingkat nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Alhamdulillah Pancasila menunjukkan kesaktiannya dan hari ini kita peringati terus sebagai dasar negara kita, pemersatu bangsa kita,” ujar Heriansyah, kamis (1/10/2026).
Soal pelaksanaan upacara di sekolah, Heriansyah mengakui tahun ini Disdikbud belum menginstruksikan seluruh sekolah menggelar upacara serentak. Keterlambatan surat edaran menjadi penyebabnya.
Meski surat edaran baru diterima malam sebelum pelaksanaan, Disdikbud tetap melibatkan sejumlah sekolah dalam peringatan tahun ini dan memastikan tahun depan digelar lebih masif.
“Tahun depan insya Allah akan kita instruksikan seluruh sekolah untuk memperingati,” katanya.
Menurutnya, kelima sila Pancasila mencakup seluruh dimensi kehidupan, mulai dari relasi manusia dengan Tuhan, hubungan antarmanusia, persatuan, tata kehidupan berbangsa dan bernegara, hingga keadilan sosial.
Karena itu, ia mewajibkan pemahaman Pancasila ditanamkan sejak dini kepada peserta didik agar menjadi landasan berpikir dan bertindak.
“Sehingga, mereka dalam hal pembangunan ini tidak lepas dari kaidah-kaidah yang berada dalam Pancasila itu sendiri,” tutup Heriansyah. (Adv/diskominfokukar)




