Pariwara Diskominfostaper Kutai Timur

Dashboard Digital Kutim Tingkatkan Transparansi dan Pemantauan Kinerja

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) tengah serius membenahi kualitas data daerah. Tantangan terbesar saat ini bukan lagi membangun sistem, melainkan mengubah karakter data dari statis menjadi dinamis. Kepala Diskominfo Kutim, Ronny Bonar, mengungkapkan bahwa meski kerangka sistem telah tersedia sejak 2023, penguatan pembaruan data otomatis menjadi fokus utama tahun ini.

Guna memastikan validitas informasi yang tersaji, Diskominfo akan mewajibkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menunjuk personil khusus. Penanggung jawab atau Person In Charge (PIC) ini berperan vital dalam menjaga aliran data tetap mutakhir.

“Masing-masing OPD nanti kami akan minta untuk menyiapkan sebuah PIC atau operator untuk mengisi atau menginput data-data yang memang menjadi kewajibannya untuk diisi,” tegas Ronny.

Menariknya, dashboard ini tidak sekadar menjadi gudang data mentah. Platform tersebut akan bertindak sebagai instrumen evaluasi kinerja birokrasi. Melalui sistem ini, Bupati dapat memantau secara langsung efektivitas program kerja di setiap instansi secara transparan dan terukur.

“Nah, jadi di situ nanti bisa terdata dan memang kalau itu di-ending-kan sampai ke ujung, maka di situ akan keluar penilaian kinerjanya kepala OPD,” tambahnya.

Selain memperkuat pengawasan internal, proyek ini mengusung semangat keterbukaan informasi publik sesuai standar Ombudsman dan KPK. Meski data rahasia negara tetap dilindungi, Ronny menginginkan masyarakat luas dapat merasakan manfaat dari transparansi pembangunan di Kutai Timur.

“Tapi memang saya pengin itu bisa diakses oleh masyarakat. Jadi tidak ada lagi data atau informasi yang terkecualikan atau tertutup,” pungkas Ronny.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button