Ketua DPRD Kukar Tekankan Kolaborasi TNI dan Pemerintah dalam Pembangunan Daerah

TENGGARONG – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani mendorong penguatan kerja sama antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan serta menjawab kebutuhan warga. Menurut dia, keterlibatan TNI selama ini turut mendukung pembangunan infrastruktur hingga sektor pertanian di Kukar.
Hal itu disampaikan Ahmad Yani saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Gedung Serbaguna Kodim 0906 Tenggarong, Senin (5/10/2026).
Ahmad Yani menilai peran TNI di daerah tidak terbatas pada urusan pertahanan dan keamanan. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat juga dinilai membantu pemerintah menjalankan program pembangunan dan menangani berbagai persoalan warga.
“Sudah 81 tahun TNI. Tentu ini memperkuat kebersamaan dengan rakyat menuju Indonesia yang adil dan makmur,” kata Ahmad Yani seusai menghadiri kegiatan tersebut.
Dia mengatakan, sinergi antara TNI, Pemerintah Kabupaten Kukar, DPRD, dan masyarakat perlu dipertahankan agar pelaksanaan pembangunan berjalan lebih efektif. Kerja sama lintas pihak dinilai penting untuk memastikan program pemerintah menjangkau kebutuhan masyarakat.
Salah satu bentuk keterlibatan TNI yang disorot Ahmad Yani adalah pembangunan infrastruktur dasar, seperti jembatan, jalan usaha tani, dan sarana pengairan. Infrastruktur tersebut berperan menunjang aktivitas masyarakat, terutama warga yang menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian.
Menurut dia, keterlibatan TNI juga membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam pembangunan melalui semangat gotong royong.
“Dengan kehadiran TNI, bisa berkolaborasi. Tidak semua harus diselesaikan oleh masyarakat atau kontraktor kita. Selama ini termasuk membangun jembatan, jalan tani dan sebagainya, itu luar biasa,” ujarnya.
Ahmad Yani menambahkan, kolaborasi tersebut sejalan dengan pelaksanaan program pembangunan daerah, termasuk Kukar Idaman Terbaik. Sektor pertanian menjadi salah satu bidang yang membutuhkan dukungan infrastruktur agar kegiatan produksi dan mobilitas petani dapat berjalan lebih baik.
Pembangunan jalan usaha tani dan saluran pengairan, kata dia, merupakan contoh program yang dapat dikerjakan melalui sinergi pemerintah, TNI, dan masyarakat.
“Selama ini masyarakat kita terbantu, pemerintah juga terbantu karena ada kolaborasi program antara pemerintah, TNI, dan masyarakat,” katanya.
Selain mendukung pembangunan, Ahmad Yani menilai hubungan antara TNI dan masyarakat juga penting dalam menjaga keamanan serta ketertiban di daerah. Kehadiran TNI dalam berbagai kegiatan masyarakat dinilai memperkuat rasa aman sekaligus mendorong partisipasi warga dalam menyelesaikan persoalan bersama.
Dia berharap pola kerja sama tersebut terus berlanjut sehingga pembangunan Kukar tidak hanya bergantung pada pemerintah atau penyedia jasa, tetapi juga melibatkan partisipasi masyarakat.
“Tidak bisa dipisahkan antara TNI dan kerja-kerja kerakyatan. Dengan adanya program-program itu, masyarakat merasa terbantu dan merasa terayomi,” ucapnya.
Ahmad Yani menegaskan, DPRD Kukar mendukung penguatan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Menurut dia, kerja bersama menjadi salah satu unsur penting agar program pembangunan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi warga.
“Insya Allah kami akan selalu bersama-sama dengan TNI dan rakyat, berkolaborasi dengan masyarakat. Kita harus membangun bersama,” tutur Ahmad Yani. (adv/dprdkukar)




